

Navisa adalah salah satu pejuang kesembuhan yang sedang berjuang melawan autoimun kronis.
Dalam perjuangannya, Navisa membutuhkan obat secara rutin. Setiap 3 minggu, biaya obat yang harus ditebus mencapai sekitar Rp15 juta.
Obat tersebut sangat penting untuk menjaga kondisinya. Ketika pengobatan terhenti, trombosit Navisa dapat turun hingga 15 ribu, kondisi yang sangat rendah dan dapat mengancam keselamatannya.
Namun, perjalanan pengobatan Navisa masih panjang.
Kebutuhan obat akan terus berulang, sementara biaya pengobatan yang besar menjadi tantangan yang tidak mudah bagi keluarga.
Di Rumah Singgah Al Fatih (RSAF), Navisa bukan satu-satunya pejuang kesembuhan yang membutuhkan bantuan.
Ada saudara-saudara kita lainnya yang juga harus menjalani pengobatan dan membutuhkan obat secara rutin. Bagi mereka, resep obat yang harus ditebus bukan sekadar selembar kertas.
Di balik setiap resep, ada harapan untuk tetap bertahan dan melanjutkan kehidupan.
![]()
Menanti doa-doa orang baik